Wayan Gendo Suardana Hadiri Hari Ulang Tahun Jangkar Bali Ke-IV

INDONESIASATU.CO.ID:

BADUNG-  Masyarakat Bali khususnya Semeton Jaringan Kuta Bergerak (JANGKAR) pada Sabtu (1/9/2018) bertempat di Jalan Raya Bakung Sari No.7 memperingati HUT JANGKAR Ke-IV sekaligus merayakan kemenangan rakyat Bali dengan tumbangnya AMDAL PT.TWBI .Seluruh rangkaian acara digelar dalam pertunjukan music yang di mulai pukul 19.00 Wita.

Cerita hingga terhentinya rencana reklamasi Teluk Benoa merupakan preseden bahwa masyarakat yang teguh bersatu berpeluang memenangi kasus, mempertahankan, ataupun mendapatkan haknya. ”Sepanjang Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2014 masih berlaku, sepanjang itu pula Teluk Benoa terbuka lebar dimohonkan izin reklamasi,” Ujar Gendo dalam sambutannya.

"Saya sudah berjanji akan memotong seluruh rambut gondrong saya, sebagai janji saya, tanggal 3 September 2018, saya akan memotong gundul rambut saya seperti teman-teman yang sudah mendahului", kata Gendo.

"Rencana mereklamasi Teluk Benoa lahir menyusul Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan. Dalam perpres yang diterbitkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelang berakhirnya masa jabatannya itu, fungsi zona konservasi diubah menjadi zona budidaya. Terkait perpres, Presiden adalah tumpuan dan benteng terakhir untuk mempertahankan fungsi konservasi Teluk Benoa, yaitu dengan mencabut Perpres No 51/2014. Kewenangan mencabut perpres hanya ada di tangan presiden", tegas Wayan Gendo Suardana Koordinator Umum ForBALI.

"Masyarakat adat Bali telah bersatu,salah satunya adalah JANGKAR BALI yang hari ini genap berusia 4 tahun hari ini, harapan kami menyatukan mimpi hidup sejahtera: secara sosial, kultural, lingkungan, dan ekonomi. Dan Saatnya Presiden Joko Widodo hadir di tengah masyarakat Bali, dengan mencabut peraturan presiden itu demi membuka akses ruang hidup masyarakat Teluk Benoa" tegas Kadek Arnawa Ketua Semeton Jangkar Bali.

" Kami ucapkan terima kasih kepada perwakilan Desa Pasubayan Adat Kuta yang hadir, dan juga kepada musisi Superman Is Death (SID) yang menyempatkan hadir, serta tak lupa kami haturkan terima kasih kepada Komandan kami Wayan Gendo Suardana yang memimpin gerakan ForBALI yang berjalan secara konsisten lebih dari 5 tahun", imbuhnya.

"Kami buktikan dari persiapan sampai masih berlangsungnya acara ini, berlangsung dengan aman kondusif begitu pula arus lalu lintas lancar. Karena kami berhak merayakan memenangan rakyat bali, bersuka cita tanpa melihat, Suku,Agama,dan Ras, karena bali adalah milik nusantara", pungkas Kadek Arnawa pada Indonesia Satu Bali.(adigoenawan).

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita