Tim Labfor Polda Jatim, Investigasi Tabung Meledak di SPBE PT.SHB Gampengrejo, Kediri

WARTAJATIM.COM: KEDIRI - Pasca terjadinya meledaknya tabung elpiji isi 50 kilogram dan terbakarnya sebanyak 37 sepeda motor, yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) PT. Sinar Hasil Buana (SHB) , Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupeten Kediri.

Tim Labfor Polda Jatim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebanyak 3 anggota Polda Jatim melakukan tugasnya, Selasa (18/4/2018) pukul 12.00 WIB. 

Kejadian tersebut, mengakibatkan 37 sepeda motor dan Heru Yudianto terluka bakar usai elpiji yang di dekatnya tiba-tiba meledak. 

Mas'ud salah satu Security PT.SHN mengatakan pada awak media melarang untuk meliput, karena sudah diberi perintah oleh pimpinan perusahaan.

"Mohon maaf, saya hanya menjalankan perintah dari bos, nanti besok atau lusa bisa meliput kesini lagi,"terang Mas'ud.

Kapolres Kediri Erick Hermawan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menjelaskan, bahwa hasil labfor belum ada mas. Nanti ya kalau sudah muncul," jawabnya singkat. 

Sementara Kepala Desa Ngebrak Saeroji saat ditanya terkait terjadinya meledaknya SPBE tabung elpiji, Ia menjelaskan bahwa ada 2 elpiji isi 50 kilogram cadangan, dari salah satu tabung elpiji cadangan meledak.

"Sehingga, pada waktu memasak air, yang uapnya dari masak air digunakan untuk melekatkan segel plastik pada tabung elpiji," terang Saeroji.

Saeroji menambahkan bahwa tabung yang meledak bukan dari tabung elpiji saat pengisian gas. Namun, meledaknya berasal dari gas elpiji cadangan," tegas Kades Saeroji. (prijo)

Index Berita