Seruan Koordinator Umum ForBALI Wayan Gendo Suardana

INDONESIASATU.CO.ID:

DENPASAR- Jelang berakhirnya ijin lokasi reklamasi Teluk Benoa milik PT.TWBI, berbagai elemen masyarakat baik  komunitas dan Desa Adat di Bali bersikukuh menyatakan penolakan reklamasi Teluk Benoa Hal tersebut terlihat dari antusiamenya berdirinya baliho-Baliho terhadap penolakan Reklamasi yang terus menerus setiap harinya. Momentum puncak gerakan rakyat turun kejalan,demonstrasi damai yang sudah konsisten berjalan 5 tahun dan sampai saat ini Perpres No.51 Tahun 2014 belum di batalkan.

"Hari Sabtu,25 Agustus 2018 adalah penentuan dari 5 tahun lebih perjuangan ForBALI bersama masyarakat dalam menggagalkan reklamasi Teluk Benoa untuk kepentingan swasta PT.TWBI." ujar Wayan Gendo Suardana. " Perjuangan kita ini selama 5 tahun seperti yatim piatu maka kita harus tuntaskan perjuagan kita untuk meraih kemenangan," imbuhnya.

Selama ini gerakan kita tak pernah tergantung kepada elit politik kecali kepada kekuatan rakyat. Kitalah Rakyat yang berjuang dengan segenap tenaga. Kita sisihkan semua yang kita punya demi perjuangan ini walaupun penuh cacian, makian, ejekan bahkan pelecehan. 

"Saya menyerukan kepada segenap rakyat yang selama ini masih konsisten berjuang untuk turun ke jalan. Ini puncak perjuangan kita dan Teluk Benoa harus Menang" tegas Koordinator Umum ForBALI kepada Indonesia Satu Bali.(adigoenawan).

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita