Demo Didepan Kemenhub Mahasiswa Ancam Gelar Demo Besar Besaran Desak Budi Karya Mundur

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA, - Kecelakaan Pesawat Lion Air penerbangan JT 610, berbuntut panjang, Sekelompok mahasiswa yang menamakan dirinya Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), menggeruduk kantor Kementerian Perhubungan menutut maskapai penerbangan segera diberikan sanksi korporasi, Jum'at, (9/11).

Koordinator aksi, Sofian, menuturkan terdapat dugaan permainan yang dilakukan oleh menteri Perhubungan dengan pemilik maskapai Lion Air, yang menyebabkan maskapai yang sering terjadi masalah tersebut tidak ditutup walaupun memiliki segudang masalah. 

"Budi Karya dan Rusdi Kirana sama-sama tim pemenangan calon presiden Jokowi-JK, jadi tidak menutup kemungkinan bila kami menduga terjadi permainan diatas bencana yang menimpah korban Lion Air, dan menurut kami ini sangat tidak berprikemanusiaan," ujar Sofian yang juga Pengurus Bidang Ekonomi Dan Kewirausahaan PB SEMMI.

Selanjutnya sofian menuturkan menteri perhubungan merupakan benalu dalam pemerintahan saat ini, pasalnya Budi Karya tidak memiliki prestasi yang membanggakan diempat tahun pemerintahan Jokowi-JK. 

"Empat tahun rezim ini berkuasa, semua kementerian dan instansi lembaga negara bekerja baik bahkan berprestasi, hanya kemenhub dibawah Budi Karya yang tidak mempunyai prestasi bahkan sejumlah permasalahan tidak dapat diselesaikan, kami minta pak memteri tau diri untuk tidak jadi beban pemerintahan saat ini yang sudah bagus," tegas Sofian. 

Sofian mengakhiri orasi dan aksi demonstrasi didepan kantor kementerian perhubungan dengan mengancam akan melakukan aksi lebih besar lagi jika menhub tidak mengabulkan tututannya. 

"Kami pastikan akan kembali kekantor ini menyerahkan pakaian dalam wanita untuk Budi Karya da mendesak beliau mundur dari jabatannya jika maskapai penerbangan Lion Air tidak dicabut izin operasionalnya,"tutup Sofian.


(FH)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita